Akun Facebook Riska Auliyanti J memosting wanita tua bernama Ceno yang terlihat tidur di emper toko hanya beralaskan kardus.
TRIBUNJOGJA.COM - Ribuan warganet turut merasa sedih dengan nasib seorang wanita, yang hidup terlunta-lunta di hari tuanya.
Ia dikabarkan ditelantarkan oleh anaknya, sehingga menggantungkan hidup pada orang lain di jalanan.
Nasib memprihatinkan wanita tua bernama Ceno itu diungkapkan Riska Auliyanti J di akun Facebooknya, Rabu (3/1/2018).
Wanita tua itu berambut pendek dan sebagian besar sudah memutih.
Di foto yang dibagikan Riska, wanita tersebut terlihat tidur di emper toko hanya beralaskan kardus.
"Pantaskah seorang ibu diperlakukan seperti ini. Anak sukses ibu dilantarkan begitu saja.sungguh anak yang tidak sama sekali mempunyai hati. #Bontonompo," tulis Riska.
Saat berita ini ditulis, Jumat (5/1/2018), TribunJogja.com belum berhasil menghubungi Riska, sehingga belum diketahui kabar terkini wanita malang itu.
Namun, postingannya telah dibagikan 5.172 kali dan banyak yang membenarkan bila wanita itu memang ditelantarkan keluarganya.
Crew Harmoni Takalar: "Nama ibu ini Amma' ceno anaknya bernama Rajja. Rumah anaknya tdk jau dari ruko tempat ibu ini berbaring. Kami sudah sampaikan lewat Radio Harmoni fm."
Nona Susan: "Dekat rumahku ji ini nenek sering skalika liatki dia hidup dari belas kasihan orang."
Maulida Zafira S: "Beh Teganya! Itu orang Katanya bapakku Sekitar di Sekolah SMK garudaya Tinggal.Ini Orang ditelantarkan sama Anaknya!Padahal kluarganya Orang Kaya!Beeh Tega Sekali."
Ritha Rasyid: "Aku pernh liat jg dipuskesmas bontonompo,katax anak2 dn kluargax orng berada smuanya."
Ayhaa Sahrir: "kami yg cmn sebagai orang lain sdh berusaha keras usahakan beliau masuk panti jompo yg mmg sblm.x sdh prnh msk panti jompo tp srg bertengkar dgn nenek2 lain nya.. dan info yg kmi dgr dr kelurahan.. beliau ini mengalami sdkt gangguan jiwa.. Beberapa kali d pulang kan kaburr.. krn mmg suka nya bebas.. tabe semua sblm kalian heboh dgn nenek ini sy yg kerja d dinas sosial sdh lbh dulu ambil langkah untuk membantu sekuat tenaga sy, keluarga dan teman2 sy d dinsos.. kami tdk bs seenak nya mengambil beliau untuk tinggal d rumah kami krn kami bukan keluarga nya.. qt ini tggl d negara hukum banyak syarat dan resiko yg bs kami dapatkan krn mgkn akan lebih banyak fikiran negatif daripada fikiran positif.. jika kalian memang peduli.. jika jauuh doakan beliau.. jika kalian dekat bantu beliau dgn makanan dan obat2tan serta doakan.. tdk perluh mengutuk anak dan keluarga nya.. karna Allah tau kapan karma dan musibah itu mereka berikan kepada anak2 yg durhaka." (*)
