
Kapanlagi Plus - Pasien kanker berusia 77 tahun ini sedang berjuang di
akhir hidupnya. Di tengah rasa sakitnya, ia masih berharap bisa bertemu dengan
putra laki-lakinya yang telah lama dipisahkan. Satu-satunya harapan yang tersisa
sebelum ia menjemput ajal adalah bisa melihat wajah anak laki-lakinya tersebut.
Wanita
bernama Wang Heng Fong itu dirujuk ke Singapore General Hospital sekitar dua
bulan yang lalu. Ia mengeluhkan sakit yang teramat hebat di perut bagian
bawahnya. Setelah diperiksa, ternyata ia didiagnosis dengan kanker usus besar.
Sayangnya, ia
sudah didiagnosa stadium akhir dan dokter menyatakan ia tak akan bertahan
sampai tahun depan. Mengerti umurnya tak akan lama, Heng Fong pun meminta anak
perempuan satu-satunya, Joey Heng Joo En, untuk mencari keberadaan kakaknya.
Melalui The Independent, ia pun mencari kakak lelakinya yang bernama, Wang Jia
Min tersebut.
Perpisahannya dengan Wang Jia Min bermula saat ia melahirkan
bayi laki-lakinya tersebut. Merasa kasihan dengan ibu angkat yang telah
mengasuhnya dari kecil, ia pun memberikan bayi laki-lakinya ke ibu tersebut
karena ia tidak bisa memiliki anak. Sedari kecil, Wang Jia Min tak pernah
mengetahui identitas orang tua kandungnya dan mereka menjaga itu sampai ia
tumbuh besar.
Heng
mengatakan bahwa semula mereka tinggal berdekatan di 2nd Storey og Block 195 di
Kim Keat Avenue. Namun beberapa tahun setelahnya, keluarga Wang Jia Min pindah
dan tak diketahui keberadaannya hingga kini. Ia menambahkan, jika dihitung dari
saat mereka pindah rumah, usia kakaknya saat ini mungkin sekitar 40 tahun.
Harapan sang
ibu bertemu anak lelakinya mulai terjadi sejak sebulan lalu. Kala itu ia kerap
mengingau kerinduannya akan Wang Jia Min. Saat ini, dokter pun menyatakan bahwa
kesembuhan Wang Heng Fong hanya menunggu mukjizat, pasalnya sel kanker yang
menyebar dapat mengakibatkan kegagalan jantung dan stroke secara mendadak.
Pihak keluarga pun berharap, Wang Jia Min sesegera mungkin mengetahui berita
ini dan menemui ibu kandungnya.
