SRIPOKU.COM-- Ketika sebuah keluarga dikaruniai buah hati, pastilah akan merasa bahagia.
Namun, ternyata hal ini berbeda dengan seorang ibu hamil asal Guangdong.
Pada kehamilannya di bulan akhir, tiba-tiba ia mengalami keguguran.
Pada saat itu dokter kebingungan dengan apa yang terjadi.
Namun, setelah sang suami menjelaskan penyebabnya, dokter langsung marah besar.
Ternyata, setelah menikah, emosi ibu hamil ini sering tidak stabil.
Setelah menikah, tiba-tiba ia hamil dan emosinya malah semakin tak terkendali.
Ia sering mencurigai suaminya dan terkadang melakukan kekerasan dalam rumah tangga.
Tapi sebagai suami, ia tidak bisa melawan, hanya bisa bersabar.
Dan hari ini, istrinya menampar suaminya di hadapan orang banyak.
Dan karena suaminya sudah tidak tahan, suaminya mengatakan ingin bercerai.
Akhirnya sang istri yang marah besar, memukul perutnya dengan kursi kecil sambil berteriak:
"lihat anakmu mati!"
Saat itu, sang suami ketakutan sekali dan dengan cepat membawa istrinya ke dokter untuk diperiksa keadaan kandungannya.
Namun, terlambat, janinnya sudah meninggal didalam karena "dibunuh" oleh ibu kandungnya sendiri.
Padahal usia kandungan istrinya sudah 8 bulan.
Setelah mengetahui kebenarannya, para suster di rumah sakit juga marah besar.
Bahkan dokter pun marah karena sang istri yang seperti tidak sadar apa yang telah ia perbuat.
Apalagi yang menjadi suaminya pasti lelah secara fisik dan mental, sampai bisa berkata ingin bercerai.
Gimana menurut Kalian? Jangan lupa share yah!

